Saat lebaran adalah saat yang membahagiakanku....
Senang rasanya...akhirnya aku dapat cuti untuk bisa mudik disaat lebaran. Biasanya aku hanya jaga gawang di kantor.
Apalagi adikku yang kerja di Bali ikutan mudik, wah sungguh senang aku bisa ketemu adikku setelah hampir 6 bulan aku ga bertemu adikku yang cantik.
Liburan lebaran sekali, kok ya mengalami hal yang membuat "BETE" selama di perjalanan. Bayangkan perjalanan yang seharusnya ditempuh dalam 8 jam, sampai 15 jam. Perjalanan aku tempuh dengan menggunakan kereta api "HARINA" pukul 20.15. Setelah makan aku tidur karena capek banget setelah bekerja. Aku terbangun Pukul 00.00, kereta berhenti di daerah Indramayu. Lalu aku tidur lagi....pukul 03.00 aku bangun karena sebentar lagi mau sampai...
Tanpa kuduga..kereta masih berhenti ditempat yang sama...busyet dech. Akhirnya ada pemberitahuan bahwa di depan kereta yang aku tumpangi ada kereta yang anjlok.
Puji Tuhan untungnya bukan kereta yang aku tumpangi, karena jarak kereta yang anjlok itu 8 km dari kereta yang aku tumpangi. Dan diinformasikan kereta berangkat lagi 06.00 setelah kereta yang bisa anjlok bisa diangkat. Waktu sudah menunjukkan pukul 06.00 dan belum ada tanda-tanda kereta berangkat. Akhirnya ada pengumuman bahwa kereta anjlok belum selesai " dievakuasi" karena ada tujuh gerbong yang anjlok.
Para penumpang yang seharusnya bisa menjalankan sholat Idul Fitri di kampung masing-masing, akhirnya menjalankan sholat Idul Fitri di Indramayu. Untungnya deket dengan Mesjid dimana kereta yang tumpangi berhenti.
Pukul 07.30 perut ini terasa laper, aku dan temanku keluar dari kereta untuk cari makanan. Karena supplay makanan di kereta sudah habis, untungnya ada warung bakso yang buka. Dari pihak Kereta api hanya memberikan biskuit kecil masing-masing 2 buah.
Kereta akhirnya berangkat pukul 09.30....ternyata suasana di pagi hari naik kereta lebih menyenangkan. Pemandangan yang luar biasa aku lihat dari jendela kereta api... Tuhan Maha Besar...
Sampai di kota kelahiranku pukul 15.00, langsung berangkat ke Kota Gudeg...
Orang tuaku membawa bekal di mobil, langsung aku "sikat " saja karena laper bangeeet. Eh sampai di Pudak Payung..mobil mogok.
Aku dan bapakku berusaha mencari bengkel dengan berjalan kaki dan menghubungi temen-temen Ibu. Semua usaha sia-sia... Tiba-tiba saudaraku yang ada di Magelang nelp aku, dan dia kasih rekomendasi bengkel temennya. Puji Tuhan...Tuhan kasih jalan disaat kita mengalami kebuntuan dalam berpikir.
Berangkat ke kota Gudeg pukul 20.00, tiba di rumah saudaraku (Budhe) pukul 00.00
Begitu perjalanan yang melelahkan.
Selasa, 06 November 2007
Kota Bandung
Tak terasa waktu begitu cepat berlalu....
Sudah hampir dua bulan aku berada di Bandung, banyak sekali pengalaman hidup yang aku dapatkan di kota Kembang ini.
Saat datang pertama kali ke Bandung, masih bingung dengan jalan yang berputar-putar. Saat itu pula aku barjalan kaki menyusuri jalan menuju kostku yang berada di Jl. Gandapura. Aku tidak tahu arah jalan yang cepat untuk mencapai kost-an, aku berjalan mengikuti angkutan umum dan melihat informasi arah jalan. Yang aku ingat saat itu adalah daerah KOSAMBI, karena dearah itu deket dengan kostku. Berjalan seperti layaknya orang "tersesat", o iya aku melakukan perjalanan tersebut pada pagi hari (Pkl. 05.00) dari kantor (Jl. Diponegoro).
Perjalanan tersebut tidak begitu melelahkan karena hawa bandung yang begitu sejuk, membuat tidak berasa sejauh apa perjalanan yang aku tempuh. Tapi adapula daerah yang kotor sekali ada banyak sampah yang baunya menyengat.
Akhirnya aku tiba di kost-an Pkl 06.30, langsung kaki ini pegel-pegel....tanpa mandi aku tidur karena siang-nya aku harus bekerja kembali.
Sungguh pengalaman yang bisa dibilang "kurang kerjaan", tapi aku menikmatinya karena di kota kelahiranku aku tidak bisa merasakan kesejukan di pagi hari yang begitu ........
Sudah hampir dua bulan aku berada di Bandung, banyak sekali pengalaman hidup yang aku dapatkan di kota Kembang ini.
Saat datang pertama kali ke Bandung, masih bingung dengan jalan yang berputar-putar. Saat itu pula aku barjalan kaki menyusuri jalan menuju kostku yang berada di Jl. Gandapura. Aku tidak tahu arah jalan yang cepat untuk mencapai kost-an, aku berjalan mengikuti angkutan umum dan melihat informasi arah jalan. Yang aku ingat saat itu adalah daerah KOSAMBI, karena dearah itu deket dengan kostku. Berjalan seperti layaknya orang "tersesat", o iya aku melakukan perjalanan tersebut pada pagi hari (Pkl. 05.00) dari kantor (Jl. Diponegoro).
Perjalanan tersebut tidak begitu melelahkan karena hawa bandung yang begitu sejuk, membuat tidak berasa sejauh apa perjalanan yang aku tempuh. Tapi adapula daerah yang kotor sekali ada banyak sampah yang baunya menyengat.
Akhirnya aku tiba di kost-an Pkl 06.30, langsung kaki ini pegel-pegel....tanpa mandi aku tidur karena siang-nya aku harus bekerja kembali.
Sungguh pengalaman yang bisa dibilang "kurang kerjaan", tapi aku menikmatinya karena di kota kelahiranku aku tidak bisa merasakan kesejukan di pagi hari yang begitu ........
Langganan:
Komentar (Atom)